Manchester City tampil perkasa saat menjamu Fulham dalam lanjutan Premier League dengan meraih kemenangan meyakinkan 3-0. Bermain di Etihad Stadium, pasukan Pep Guardiola menunjukkan dominasi sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan. Tiga gol tanpa balas menjadi bukti superioritas The Citizens dalam laga yang berlangsung penuh kontrol dari tuan rumah.
Sejak kick-off babak pertama, Manchester City langsung mengambil alih penguasaan bola. Permainan cepat dan kombinasi umpan pendek khas Guardiola membuat Fulham kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan tinggi yang diterapkan City memaksa tim tamu lebih banyak bertahan di area sendiri.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-17. Berawal dari skema serangan di sisi kanan, bola dikirimkan ke tengah kotak penalti dan disambut dengan penyelesaian klinis oleh penyerang City. Tendangan keras yang mengarah ke sudut bawah gawang tak mampu dihalau kiper Fulham. Stadion Etihad pun bergemuruh menyambut gol pertama tersebut.
Fulham mencoba bangkit dengan memanfaatkan serangan balik cepat. Namun, lini belakang City yang dikomandoi bek tengah andalan mereka tampil disiplin dan solid. Setiap upaya Fulham untuk menembus pertahanan kerap kandas sebelum mencapai kotak penalti.
Manchester City terus menggempur. Peluang demi peluang tercipta melalui pergerakan lincah para gelandang dan winger. Dominasi penguasaan bola membuat Fulham semakin tertekan. Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-38. Kali ini melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke pojok atas gawang. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, City tidak menurunkan tempo permainan. Mereka tetap agresif dan berupaya memperlebar keunggulan. Fulham sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-55 setelah memanfaatkan kesalahan kecil lini belakang City. Namun, kiper tuan rumah tampil sigap dengan melakukan penyelamatan penting yang menjaga keunggulan timnya.
Gol ketiga City tercipta pada menit ke-70 melalui skema serangan terorganisir. Umpan satu-dua yang rapi di dalam kotak penalti diakhiri dengan penyelesaian tenang ke arah tiang jauh. Skor berubah menjadi 3-0 dan praktis membuat Fulham kehilangan momentum untuk bangkit.
Setelah unggul tiga gol, Guardiola melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad. Meski tempo sedikit menurun, City tetap mengontrol jalannya pertandingan. Fulham berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi minimnya kreativitas di lini depan membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-0 menjadi hasil akhir pertandingan yang mempertegas dominasi Manchester City. Kemenangan ini sangat penting bagi The Citizens dalam perburuan posisi teratas klasemen Premier League.
Secara statistik, City unggul dalam penguasaan bola, jumlah tembakan, dan akurasi umpan. Performa solid di semua lini menunjukkan kesiapan tim dalam menghadapi jadwal padat musim ini. Sementara itu, Fulham harus segera melakukan evaluasi, terutama dalam aspek pertahanan dan transisi permainan. bolaqiuqiu
Kemenangan telak ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Manchester City masih menjadi salah satu kandidat utama peraih gelar musim ini. Dengan performa konsisten dan kedalaman skuad yang mumpuni, mereka terus menunjukkan kualitas sebagai tim papan atas. Bagi para pendukung City, hasil ini tentu menjadi tambahan semangat untuk menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya.