Hearts2Hearts Berhasil Dapatkan Medali Emas di ISAC 2025

Pada 25 Agustus 2025, girl group K-pop terbaru dari SM Entertainment, Hearts2Hearts, mencetak sejarah dengan meraih medali emas di ajang Idol Star Athletics Championships (ISAC) 2025, yang diadakan di Seoul, Korea Selatan. Kompetisi olahraga bergengsi yang disiarkan oleh MBC ini menjadi panggung pertama Hearts2Hearts untuk menunjukkan kemampuan atletik mereka, dan mereka berhasil memukau penggemar dengan kemenangan di cabang lari estafet 400 meter. Dengan anggota asal Indonesia, Carmen, sebagai salah satu pelari kunci, prestasi ini memicu kebanggaan besar di kalangan penggemar Indonesia dan global, yang dikenal sebagai S2U. Artikel ini akan mengulas perjalanan Hearts2Hearts menuju emas dan momen bersejarah di ISAC 2025.

Kemenangan di Lari Estafet 400 Meter

ISAC 2025, yang digelar sebagai bagian dari perayaan Chuseok dan ditayangkan pada 5-8 Oktober 2025, menampilkan 61 tim dengan total 373 idola K-pop yang berkompetisi dalam lima cabang olahraga: lintasan, gulat Korea, menembak, adu penalti, dan dansa olahraga. Hearts2Hearts, yang terdiri dari delapan anggota—Jiwoo, Carmen, Yuha, Stella, Juun, A-na, Ian, dan Ye-on—berpartisipasi dalam beberapa cabang, tetapi sorotan utama tertuju pada lari estafet 400 meter putri. Carmen, Juun, A-na, dan Ian mewakili grup dalam cabang ini, dengan Carmen menjadi bintang berkat kecepatan dan ketangguhannya.

Menurut laporan KapanLagi.com, Carmen tampil gemilang dengan sprint cepat yang membuatnya melesat melewati lawan-lawan dari grup seperti WeeEkly dan KEP1ER, hingga menyentuh garis finis di posisi pertama. Sorak sorai anggota Hearts2Hearts meledak saat hasil diumumkan, dengan mereka memeluk Carmen sebagai bentuk apresiasi. Video kemenangan yang diunggah akun X @theH2HGLOBAL
menjadi viral, menunjukkan momen emosional saat S2U di tribun memberikan dukungan penuh semangat. Kemenangan ini membawa Hearts2Hearts meraih medali emas pertama mereka di ISAC, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai grup pendatang baru yang patut diperhitungkan.

Hearts2Hearts Berhasil Dapatkan Medali Emas di ISAC 2025

Partisipasi di Cabang Lain dan Penampilan Panggung

Selain emas di lari estafet, Hearts2Hearts juga meraih medali perak di cabang menembak putri, dengan Yuha, A-na, dan Ian menunjukkan ketepatan luar biasa. Jiwoo dan Stella berkompetisi di cabang gulat Korea, sementara Yuha dan A-na juga tampil di tim campuran menembak. Meski tidak meraih medali di semua cabang, semangat dan kerja sama tim mereka mendapat pujian dari komentator, termasuk Jun Hyun Moo dan Lee Chang Sub dari BTOB. Total, SM Entertainment membawa pulang tiga medali emas dan dua perak di ISAC 2025, dengan Hearts2Hearts menyumbang satu emas dan satu perak.

Setelah kemenangan, Hearts2Hearts tampil di panggung ISAC dengan membawakan single terbaru mereka, “Style.” Penampilan ini memukau penonton dengan vokal kuat dan koreografi energik, memperkuat reputasi mereka sebagai grup serba bisa. Penggemar di X memuji chemistry grup, dengan @H2H_INA
menulis, “Carmen bawa emas, dan performance ‘Style’ bikin penutup sempurna!” Penampilan ini juga menjadi momen spesial bagi Carmen, yang kembali disorot sebagai idola K-pop pertama dari Indonesia.

Kebanggaan Indonesia

Bagi penggemar Indonesia, kemenangan Carmen dan Hearts2Hearts adalah kebanggaan nasional. Sebagai anggota asal Bali, Carmen menjadi simbol inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang bermimpi menembus industri K-pop. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya di Weverse, “Terima kasih S2U Indonesia yang selalu dukung aku dan H2H. Ini buat kalian!” Komentar ini memicu banjir dukungan dari penggemar lokal, yang menyebutnya sebagai “kebanggaan Bali.”

Secara global, kemenangan ini meningkatkan popularitas Hearts2Hearts, yang baru debut pada 24 Februari 2025 dengan single “The Chase.” Prestasi di ISAC 2025, ditambah kesuksesan “The Chase” yang terjual 408.880 kopi dalam minggu pertama, menegaskan potensi mereka sebagai salah satu grup K-pop papan atas. SM Entertainment juga mengumumkan rencana mini album pertama Hearts2Hearts pada kuartal ketiga 2025, menambah antusiasme penggemar. bolaqiuqiu

Kesimpulan

Keberhasilan Hearts2Hearts meraih medali emas di ISAC 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi grup dan penggemar, terutama di Indonesia. Dengan Carmen sebagai motor kemenangan di lari estafet 400 meter, grup ini membuktikan bahwa mereka tidak hanya berbakat di panggung musik, tetapi juga di arena olahraga. Penampilan memukau dan semangat tim mereka di ISAC 2025 memperkuat posisi Hearts2Hearts sebagai bintang baru K-pop. Publik kini menanti langkah mereka selanjutnya, baik di dunia musik maupun kompetisi internasional.

Related Posts

Debut Hearts2Hearts Pertama Kali di Indonesia: Lalala Fest 2025

Pada 24 Agustus 2025, girl group K-pop terbaru dari SM Entertainment, Hearts2Hearts, sukses mencuri perhatian ribuan penggemar di Indonesia melalui penampilan perdana mereka di LaLaLa Fest 2025. Festival musik bergengsi…

LaLaLa Fest 2025 Jakarta: Carmen Idol Indonesia Siap Curi Perhatian

LaLaLa Fest 2025, festival musik internasional terbesar di Indonesia, akan kembali mengguncang Jakarta pada 22-24 Agustus 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Dengan menghadirkan lebih dari 30 musisi global,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *