Chelsea harus menerima kekalahan mengejutkan di kandang sendiri saat mereka dikalahkan dengan skor 2-1 oleh tim tamu yang tampil lebih baik pada laga Premier League yang berlangsung di Stamford Bridge, Minggu (7/1/2026). Hasil ini membuat skuad asuhan Mauricio Pochettino semakin terperosok dalam performa buruk yang terus berlanjut sejak awal musim.
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, namun Chelsea yang lebih diunggulkan, justru terlihat kesulitan menguasai permainan sejak peluit pertama dibunyikan. Tim tamu, yang tidak disebut-sebut sebagai favorit dalam pertandingan ini, langsung mengancam lini pertahanan Chelsea sejak menit-menit awal. Kelemahan lini belakang Chelsea pun segera terbukti saat tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-22.
Gol pertama tim tamu datang lewat aksi cemerlang penyerang mereka, Jameson Clarke. Dengan kecepatan dan ketenangan, Clarke berhasil menembus pertahanan Chelsea yang kerap kali terbuka. Sebuah umpan terukur dari lini tengah memfasilitasi Clarke untuk melepaskan tendangan keras yang tak mampu dijangkau oleh penjaga gawang Chelsea, Kepa Arrizabalaga. Gol ini memberi tim tamu keunggulan 1-0 yang bertahan hingga jeda.
Pochettino, yang tampak frustasi di pinggir lapangan, melakukan beberapa perubahan strategi di babak kedua, termasuk mengganti formasi menjadi lebih ofensif dengan memasukkan Noni Madueke dan Mykhailo Mudryk untuk menambah daya serang. Chelsea mulai meningkatkan intensitas permainan mereka, dengan banyak tekanan yang dilancarkan ke area pertahanan lawan. Namun, meskipun sejumlah peluang tercipta, pertahanan tim tamu masih mampu bertahan.
Justru di menit ke-70, giliran tim tamu yang berhasil memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari serangan balik cepat, pemain tengah mereka, Fabian Toney, melewati dua pemain bertahan Chelsea sebelum memberikan umpan matang kepada striker utama mereka, Ethan Doyle, yang dengan mudah menaklukkan Kepa. Gol ini membuat semangat tuan rumah semakin goyah, dan frustrasi mulai terlihat di wajah pemain Chelsea.
Namun, seakan tak ingin menyerah begitu saja, Chelsea akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-80. Umpan silang dari Mudryk diterima dengan baik oleh Raheem Sterling, yang berhasil menanduk bola ke gawang tim tamu, memanfaatkan kelengahan bek lawan. Gol tersebut memberikan harapan bagi para pendukung Chelsea yang berharap tim mereka bisa bangkit dan meraih hasil imbang, namun waktu yang tersisa tidak cukup bagi mereka untuk mencetak gol penyeimbang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan. Kemenangan ini menjadi raihan penting bagi tim tamu yang tampil luar biasa meskipun tak diunggulkan. Sementara itu, bagi Chelsea, ini menjadi pukulan telak yang semakin memperburuk catatan buruk mereka di musim ini.
Dengan hasil ini, Chelsea kini semakin terperosok di papan tengah Premier League, sementara tim tamu meraih kemenangan yang berharga untuk mendekati zona aman. Pochettino tentunya harus segera mengevaluasi kinerja timnya, karena jika tak ada perubahan signifikan, posisi mereka di klasemen bisa semakin terancam.
Di sisi lain, para pendukung Chelsea mulai merasa frustrasi dengan kinerja tim yang terlihat kurang konsisten meskipun memiliki banyak pemain berkualitas. Sementara itu, pelatih tim tamu memuji semangat juang timnya yang mampu tampil luar biasa di tengah tekanan berat. “Ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi kami. Kami tampil sangat disiplin dan mengelola permainan dengan sangat baik,” ungkap pelatih tim tamu pasca pertandingan. bolaqiuqiu
Dengan kekalahan ini, Chelsea harus segera bangkit dan melakukan perbaikan jika mereka ingin kembali bersaing di papan atas Premier League.